Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Selasa, 15 Desember 2009

Tour de Ambarawa part 4

Sekitar 2.5 jam perjalanan dengan bus dari Ambarawa menuju Yogyakarta. Di jogja saya disambut dengan cuaca yang mendung. Cukup melegakan karena selama perjalanan dengan bus hawanya sangat panas. Jadi selama perjalanan itu saya "bertekad" akan langsung mandi sesampainya di stasiun Yogya. Dan, memang benar, ketika di Yogya, setelah membeli tiket Sancaka, tanpa istirahat, saya langsung memutuskan untuk mandi di kamar mandi umum.

Yogjaaaa....

Selesai mandi, waktu masih lama menuju jam keberangkatan, hmm, enaknya ngapain ya. Akhirnya saya putuskan untuk jalan-jalan sebentar melihat kondisi terkini Malioboro :D Ternyata ga berbeda semenjak terakhir saya ke situ (ketika SMP) Mau beli oleh-oleh buat orang rumah, koq yang dijual itu-itu aja. Paling-paling batik. Ya udah balik ke stasiun lagi aja.

Saat masuk stasiun, ada lokomotif lewat. Foto-foto dulu deh.

CC20140

Ndilalah, ketika sudah sampai di stasiun, turun hujan yang sangat deras. Wah bersyukur banget bisa kembali dengan selamat :D Setelah sholat, datang rangkaian "Spongebob" alias Prameks dari arah Solo menuju Kutoarjo. Tapi koq prameks ini lama ya ga jalan-jalan. Kemudian terdengar pengumuman dari PPKA lewat pengeras suara yang menyebutkan bawah ada gangguan di jalur YK - KTA. Oohhh, pantes koq sang spongebob ga jalan-jalan. Katanya sih ada pohon tumbang dan mengenai kabel telpon di pinggir rel.

Spongebob diguyur hujan

Akhirnya waktu untuk pulang telah tiba. Sancaka pergi meninggalkan Tugu diiringi hujan deras. Rasanya sendu. Suara hujan, bersanding dengan suara roda dan rel yang beradu. Hujan terus mengiringi sampai Madiun. Beberapa kali kereta bersilang. Sampai akhirnya selepas Kertosono, kereta berjalan langsung tanpa hambatan sampai Surabaya. Rasanya memang damai perjalanan malam ini. Tak terasa telah sampai surabaya pada pukul 22.30
TAMAT


Di madiun...


Silang di Saradan


Silang di Nganjuk


Meninggalkan keheningan malam


Sampai di Kertosono


Satu kereta hanya 6 orang...

Kamis, 03 Desember 2009

Tour de Ambarawa part 3


Di stasiun Bedono, lokomotif uap melakukan proses isi air. Kira-kira waktu prosesnya 15-20 menit. Menunggu waktu tersebut para edan sepur berpuas mengabadikan momen-momen pengisian air. Tapi bagi non edan sepur, menunggu waktu tersebut rasanya membosankan. Karena di Bedono tidak ada apa-apa. Hanya sebuah bangunan stasiun yang telah tutup. Paling-paling ada penjual pecel yang menjadi hiburan bagi perut :)


Lokomotif mengisi air

Setelah mengisi air, maka lokomotif kemali menggandeng rangkaian dan melanjutkan tour, yaitu kembali ke Stasiun Ambarawa (Willem I). Saat perjalanan pulang rasanya mengantuk sekali, karena kebetulan sejak dari Surabaya kurang tidur. Beberapa railfans memang terlihat tertidur (malah ada yang tidur pas perjalanan berangkat tadi).

Kelokan menurun di perjalanan pulang


Jalan raya Ambarawa - Magelang

Perjalanan kembali rasanya lebih cepat, karena kondisi jalur yang menurun, selain itu tidak ada proses ganti posisi di stasiun Jambu. Akhirnya setelah 30-40 menit perjalanan, kita telah kembali di stasiun Willem I. Berakhirlah perjalanan kita dengan kereta uap. Lokomotif dan kereta di istirahatkan di Dipo Loko Uap untuk nanti berangkat lagi di siang hari.

Sebelum pulang, sebaiknya kita nikmati juga pajangan berbagai tipe lokomotif uap yang ada di bagian kanan setasiun. Selain itu juga ada beberapa foto-foto lawas. (Sayang saya gak foto-foto karena dah capek). Untuk yang masih ingin jalan-jalan lagi, bisa mencoba lori wisata seharga 10.000 yang melintasi bukit cinta.

Karena saya capek, akhirnya saya putuskan untuk kembali lebih awal bersama rekan RF. Kami memutuskan pulang via Yogyakarta.
Bersambung...


Di bus Ambarawa - Yogya

Minggu, 29 November 2009

Tour de Ambarawa part 2

Perjalanan dengan kereta uap dimulai dari stasiun Ambarawa (Willem I). Loko uap dengan 2 kereta penumpang berjalan pelan diantara perkampungan penduduk. Jalur Willem I sampai Stasiun Jambu merupakan jalur datar yang melalui perkampungan dan persawahan.

Diantara perkampungan penduduk

Sekitar 15-20 menit kemudian kita sampai di stasiun Jambu. Tapi jangan berpikir akan melihat bangunan stasiun seperti biasanya. Stasiun ini hanya berupa tanah lapang dan tiga jalur rel. Malah rel-rel sepur belok tidak terlihat karena tingginya rumput. Di stasiun ini, lokomotif yang tadinya di depan akan pindah ke belakang untuk mendorong, karena jalur di depan (menuju stasiun Bedono) kondisinya menanjak.

Tiba di stasiun Jambu


Datang dari belakang untuk mendorong

Selepas stasiun jambu, pemandangan mulai berganti menjadi pemandangan semi hutan. Rumah-rumah penduduk mulai jarang dan jalan mulai menanjak, ditandai dengan adanya rel gerigi.

Pemandangan sawah hijau dan gunung


Rel bergerigi

Dengan jalur yang berkelok, dijamin para edan sepur akan menikmati perjalanan menuju stasiun Bedono. Nanti jalur KA akan bersinggungan dengan jalan raya Ambarawa-Magelang.
Akhirnya rangkaian kereta sampai di stasiun Bedono. Bersambung....

Stasiun Bedono

Rabu, 18 November 2009

Tour de Ambarawa part 1

Tanggal 22 oktober 2009, arek2 sepur ngadain acara tour lokomotiv uap ambarawa. Wah ini kesempatan emas untuk menikmati lokomotiv uap yang masih sehat. Dah lama rasanya ingin mencoba wisata ini, tapi belum pernah sekalipun rancana yang terpikirkan.

Rekan-rekan dari Surabaya sebagian (termasuk saya) menggunakan KA Gumarang menuju Semarang. Sebagian lagi ada yang menggunakan angkutan bus. KA Gumarang berangkat pukul 5:30 dari St. Ps Turi. Sampai di Semarang pukul 23:00. Perjalanan cukup lancar, kondisi tidak terlalu ramai namun tidak juga kosong. Mungkin karena hari Jum'at, banyak orang-orang yang PJKA (Pulang Jumat, kembali Ahad).

Kami tiba di Semarang Tawang sekitar pukul 23.00 malam. Cuaca cukup cerah, namun terlihat sedikit awan mendung. Kita berharap besok cukup cerah sehingga perjalanan KA Uap tidak terganggun hujan. Sejenak kita istirahat di warung sekitar stasiun sambil menikmati gorengan.

Rasanya malam itu akan hujan karena udara terasa cukup pengap. Saya memutuskan untuk mandi di kamar mandi umum stasiun. Wah segar deh rasanya setelah perjalanan lima jam akhirnya terbasuh dinginnya air.

Kondisi stasiun Tawang tampak sepi, ya tentu lah kan tengah malam, tampak di ujung barat lokomotif BB200 dalam kondisi idle. Saya bertanya pada teman, "kenapa koq gak dipakai tapi tetap mesin menyala". Jawab teman saya, "Daripada nanti nyalain lagi susah banget mending ngorbanin solar beberapa liter". Ohhh gitu toh. Ya memang lokomotif ini termasuk lokomotif yang uzur. Saya diajak bro Dimaz untuk melihat loko itu dari dekat.

BB200 diam diantara kegelapan malam

Sambil menunggu pagi, kawan-kawan ngobrol ngalur ngidul. Ada juga yang melepas lelah dengan tidur di emperan stasiun. Selepas subuh, aktifitas stasiun mulai ramai. Beberapa rangkaian kereta api datang dari arah Jakarta. BB200 pun memulai aktifitasnya sebagai lokomotif langsir. Tapi rasa ngantuk mulai mendera. Beberapa kawan tampak terlelap di bangku-bangku kosong stasiun.

Siluet menara stasiun tawang di pagi hari


KA dari jakarta


BB200 berdinas sebagai lokomotif langsir

Selepas pukul 7 pagi, seluruh railfans telah berkumpul. Saatnya berangkat menuju Ambarawa. Dari depan stasiun tawang kita menunpang mini bus. Dengan biaya Rp 7000 kita akan sampai di museum Kereta Api sekitar satu jam.

Di museum, kami disambut oleh lokomotif uap B2503 dalam posisi telah menggandeng dua kereta kayu. Kagum rasana melihat sebuah lokomotif uap yang masih beroperasi. Seumur hidup bari kali ini melihat lokomotif uap untuk kereta penumpang. (Sebelumnya dah pernah liat/malah naik lokomotif uap untuk lori PG)

Bersambung...


B2503 menunggu penumpang

Jumat, 06 November 2009

CHANGE MASTER TO MASTER_LOG_FILE

Kali ini replikasi mysql di salah satu cabang gagal dilakukan. Dilihat errornya dengan fungsi show slave status:
Last_Errno: 0
Last_Error: Could not parse relay log event entry. The possible reasons are: the master's binary log is corrupted (you can check this by running 'mysqlbinlog' on the binary log), the slave's relay log is corrupted (you can check this by running 'mysqlbinlog' on the relay log), a network problem, or a bug in the master's or slave's MySQL code. If you want to check the master's binary log or slave's relay log, you will be able to know their names by issuing 'SHOW SLAVE STATUS'

Saya coba dengan fungsi skip slave ternyata tetap tidak bisa. Akhirnya setelah membaca tutorial nya di http://dev.mysql.com/doc/refman/5.0/en/replication-howto.html, didapatkan cara untuk meloncati bin log. Pertama restore database master langsung ke slave. Jika setelah itu kita langsung jalankan slave, maka proses slave akan dijalankan mulai dari awal. Hal ini tentu membuang-buang waktu karena harusnya tidak perlu lagi proses replikasi setelah database slave di restore dari master. Untuk menloncati proses replikasi itu, maka gunakan perintah:

mysql> CHANGE MASTER TO MASTER_LOG_FILE='mysql-bin.000009' , MASTER_LOG_POS = 16245529;

Fungsi diatas akan mengeset posisi log file menjadi mysql-bin.000009 dimana sebelunya posisi awal adalah mysql-bin.000001. Selain itu posisi MASTER_LOG_POS diubah menjadi 16245529.

Nilai posisi log dapat dilihat di database master:

mysql> show master status;
+------------------+----------+--------------+-----------------------------------+
| File | Position | Binlog_Do_DB | Binlog_Ignore_DB |
+------------------+----------+--------------+-----------------------------------+
| mysql-bin.000009 | 16245529 | jasperserver | mysql,jasperrpl,foodmart,sugarcrm |
+------------------+----------+--------------+-----------------------------------+
1 row in set (0.01 sec)

Referensi:
http://dev.mysql.com/doc/refman/5.0/en/replication-howto-slaveinit.html

Jumat, 09 Oktober 2009

Niru apa emang seragam resmi? :)

Coba perhatikan

1. Personel Secret Service


2. Personel FBI


Personel Blackwater


Personel Densus 88 :D


Dari gambar-gambar diatas, ada satu kesamaan. Sama-sama pakai kacamata hitam. Dalam benak saya bertanya-tanya. Apa sebenarnya tujuan mereka pakai kacamata hitam itu? Apakah agar terlihat keren? Atau sebenarnya kacamata anti peluru
Yang lebih heran ketika melihat Densus 88 yang ikut-ikutan memakai kacamata hitam. Dengan wajah indonesia-nya, rasanya ga matching. Ga seperti satuan di Amrik yang kulitnya putih-putih. Mungkin sewaktu di training oleh CIA/FBI dulu penggunaan kacamata termasuk salah satu materi pokok

Kamis, 08 Oktober 2009

Judul yang menyesatkan

Istirahat hari ini saya sempatkan untuk membaca berita di Jawa Pos. Ada headline menarik dengan judul:
Pemicu Pembunuhan Nasrudin, Antasari Ajak Rani Hubungan Intim
Saya pun baca dengan penuh rasa inngin tahu, karena memang kasus ini membuat saya gregetan. Dari judul berita di atas, pasti dalam pikiran orang yang mebaca: "Pemicu pembunuhan Nasrudin karena Antasari mengajak Rani berhubungan intim". Padahal ketika kita baca sampai tuntas ada tulisan ini:
Karena teror yang tak berhenti, Antasari meminta bantuan lagi kepada Sigid yang kemudian mengusahakan orang yang meng­habisi Nasrudin melalui saksi Kombespol Wiliardi Wizar. Wiliardi mengatakan ''siap mengamankan'' dengan harapan promosi jabatannya yang akan dibicarakan Antasari dengan Kapolri.
Ternyata penyebab kasus pembunuhan ini versi pengadilan adalah karena teror yang tak kunjung berhenti ke Antasari.
Hmm, sesuatu hal yang sangat berbeda dengan judul. Bagaimana jika seseorang membaca judul berita itu di jalan, tanpa sembat mebaca detail isinya? Suatu informasi yang menyesatkan tentunya.

Kemudian ada berita lain, judulnya: UU Pornografi Langgar HAM
detailnya:
JAKARTA - Pemahaman multitafsir kembali mencuat dalam Undang-Undang Nomor 44/2008 ten­tang Pornografi. Dalam sidang uji materi yang berlangsung di Mah­kamah Konstitusi kemarin, belum adanya kejelasan yang pasti dalam pasal UU Pornografi ber­potensi menimbulkan pelanggar­an hak asasi manusia (HAM).

''Istilah yang ditafsirkan bera­gam akan menimbulkan penyalah­gunaan kewenangan. Kemudian, akibatnya adalah ketidakpastian hukum,'' kata Enny Soeprapto, man­tan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), saat memberikan ketera­ngan di hadapan delapan hakim konstitusi di gedung MK kemarin (8/10). Enny kemarin hadir sebagai saksi ahli dalam sidang uji ma­teri UU Pornografi.

Dia mengatakan, jika ada ke­ti­dakpas­tian hukum dan penyalahgu­naan kewenangan, kemungkinan ada­lah penyelewengan pada hukum yang akan berimbas pada ke­sewenang-wenangan. Menurut dia, pasal-pasal dalam UU Porno­grafi yang multiinterpretasi sa­ngat memungkinkan memunculkan pe­langgaran HAM.

Namun, saksi ahli dari pemerintah Elli Risman mengungkapkan per­nyataan yang berbeda. Dia mengatakan, pornografi te­lah merusak masa depan anak. (bay/iro)
Dari detail berita itu ternyata pernyataan UU pornografi itu melanggar HAM berasal dari salah satu saksi ahli yang diajukan di sidang MK. Nah pertanyaannya, kenapa Jawa Pos menjadikan pernyataan Enny Soeprapto sebagai judul berita, bukan pernyataan dari Elli Risman? Padahal mereka adalah sama-sama saksi ahli yang hadir di persidangan itu. Apakah ini merupakan keberpihakan Jawa Pos terhadap kontra UU Pornografi?

Kamis, 20 Agustus 2009

PENGUMUMAN 1 RAMADHAN 1430 H

Cuplikan dari: http://hizbut-tahrir.or.id/2009/08/21/pengumuman-1-ramadhan-1430-h/

PENGUMUMAN 1 RAMADHAN 1430 H

Imam Bukhari telah mengeluarkan dalam kitab Shahih-nya melalui jalur Muhammad bin Ziyah, berkata: Aku mendengar Abu Hurairah ra berkata: Nabi SAW bersabda: Berkata Abu Qasim, Muhammad SAW:

“Berpuasalah kalian karena melihat hilal, dan berbukalah kalian karena melihat hilal. Jika penglihatan kalian diselimuti mendung, maka sempurnakanlah hitungan Sya’ban menjadi 30 hari.”

Setelah mencari Hilal Ramadhan Mubarak pada malam ini, yaitu malam Jum’at, maka ru’yat Hilal secara syar’i tidak ditemukan, sehingga besok bilangan Sya’ban digenapkan, dan lusa, hari Sabtu adalah 1 Ramadhan Mubarak 1430 H.

Ya Allah, Tuhan langit dan bumi, muliakanlah kami dengan bai’at kepada Khalifah kaum Muslim dalam naungan Khilafah Rasyidah kedua. Allahumma Amin.

Kamis, 06 Agustus 2009

scriptlet on iReport-nb-3.5.3

Kemarin tiba-tiba ada yang chat ke gtalk. Ternyata tujuannya mau tanya masalah iReport. Katanya mbak ini (ternyata mbak-mbak, kadung tak panggil pak), dia mo buat report yang menampilkan terbilang. Kebetulan saya emang pernah membuat iReport model seperti itu. Report seperti itu bisa dibuat dengan bantuan scriplet. Tinggal buat aja scriptlet yang berisi fungsi sayInWords(Number). Setelah "berdiskusi" ternyata si mbak pake ireport-nb-3.1.3. Wah apa tu? Pertama saya pikir itu merukapan add-on dari NetBean, menarik juga buat belajar integrasi netbean dan iReport. Setelah saya download dan mendapat ireport-nb-3.5.3, eh ternyata cuma iReport yang dibuat dengan dasar NetBean. Dibandingkan dengan iReport yang saya pakai, fungsi iReport-nb ini lebih sedikit. Tidak ada jendela scriptlet editor. Bahkan di versi 3.1.3 tidak ada fungsi compile report. Dari internet saya baca fungsi scriplet editor tidak diperlukan lagi karena diambil alih oleh NetBean yang merukapan Java IDE!


Jadi pertama ya buat dulu scriplet class via NetBean. Caranya? Gampang, buat aja new class dengan extends net.sf.jasperreports.engine.JRAbstractScriptlet
Nah ini yang beda dari iReport sebelumnya. Pada iReport yang saya pake biasanya extends nya ke it.businesslogic.ireport.IReportScriptlet. Pantas saja scriplet hasil compilan sebelumnya ga bisa di gunakan. Untuk referencenya gunakan file [Install-Folder]\iReport-nb-3.5.3\ireport\modules\com-jaspersoft-ireport.jar

Setelah scriplet di compile dan di jadikan jar, maka gunakan di report anda. Tambah classpath di iReport (Add Jar). Kemudian buka property report. Isikan nama class secara lengkap dengan package nya jika ada di property "Scriplet Class"


Compile untuk mengetahui error yang terjadi. Biasanya error yang muncul adalah class not found, yang muncul akibat masalah classpath. Setelah tidak ada error maka scriplet siap digunakan. Penggunaan scriplet bisa di lihat di posting saya ini.

Nah PR selanjutnya, saya ingin tau cara integrasi NetBean dan iReport ini.

Rabu, 29 Juli 2009

Bermimpilah...



Sampai saat ini, jika saya melihat kepada ZX-130 hijau itu. Rasa syukur ku ucapkan. Bagaimana tidak, sejak motor gambot itu pertama diluncurkan saya dah merasa ingin memilikinya. Dengan fitur tangki bensin di depan dan CC besar rasanya mantap motor ini di jamannya. Tapi apa daya, saat itu sebagai fresh graduate yang belum memiliki pekerjaan tetap, terpaksa keinginan itu cukup diangankan saat akan tidur.

Tahun demi tahun berlalu. Sebulan setelah menikah, mendapakan pekerjaan yang lebih baik, kemudian lima bulan selanjutnya mendapatkan kesempatan untuk membeli secara kredit sepeda motor. Dan sepeda motor itu adalah Kawasaki ZX-130. Sepeda motor yang dulu saya idam-idamkan.

Alhamdulillah! Nikmat Alloh memang terpancar ke seluruh alam semesta!
Memang seringkali keinginan kita tidak bisa langsung tercapai saat itu juga. Bisa jadi beberapa tahun lagi tercapai, atau berpuluh-puluh tahun kemudian. Jadi jika suatu saat kita menginingkan sesuatu dan Alloh saat itu tidak mengabulkan...sabar lah. Karena Dia tau apa yang terbaik buat kita.

Saya jadi ingat salah satu "pelajaran" saat ikut Sekolah Bisnis dulu. "Jika ingin sesuatu, pikirkanlah dengan sungguh-sungguh keinginan itu sebelum tidur. Bayangkan keinginan itu terkabul. Maka secara perlahan-lahan maka alam bawah sadar Anda akan membuat sistem yang menuntun Anda meraih keinginan itu.

Jumat, 24 Juli 2009

BMA=Bumiayu

Minggu kemarin para edan sepur Surabaya mengadakan acara gathering di Stasiun Bumiayu (BMA). Bumiayu merupakan bagian dari kota Brebes, Jateng. Stasiun Bumiayu merupakan stasiun yang cukup sibuk. Sering menjadi tempat persilangan beberapa rangkaian keretaapi. Kadang juga menjadi tempat melepas lok DT yang mengantar rangkaian melalui jalur menanjak.

CC 201 45 selepas mengantar rangkaian ketel kembali ke Purwokerto

Bagi para railfans yang suka fotografi, objek jembatan Sokolimolas adalah magnet yang menarik. Dengan tinggi kira-kira 15m dan panjang 100m, jembatan ini terlihat indah dengan kereta api lewat di atasnya.


Rombongan Surabaya berangkat 18 Juli 2009 pukul 2 siang. Saya sempat khawatir aja ada kesulitan di perjalanan karena kebetulan sehari sebelumnya 17 Juli, terjadi peledakan bom di Jakarta. Ternyata perjalanan lancar-lancar saja. Tidak ada pemeriksaan ketat di stasiun seperti yang saya pikirkan. Pukul 1 pagi sampai di Bumiayu. Di situ telah menunggu rekan dari daop lain. Setelah berbincang beberapa menit kami pun beristirahat untuk mempersiapkan kegiatan besok pagi.


Pagi telah datang, wah ternyata hawa pagi di tempat ini sangat dingin. Pemandangan indah pegunungan Slamet terlihat. Subhanallah! Beberapa warga sekitar terlihat berjalan-jalan di atas rel. Ternyata area ini juga merupakan tempat favorit untuk joging di Minggu pagi.



Beberapa rekan mengambil foto dari sisi bawah jembatan. Sebagian lagi dari posisi yang jauh sehingga dapat mengambil gambar jembatan secara penuh. Saya dan pak Tri sepakat untuk mencoba nyali melewati jembatan ini. Ternyata nyali saya belum cukup besar. Saya hanya berani 20 meter menyebrang. Kebetulan sekali ketika saya berada di safety zone ada rangkaian ketel melewati jembatan. Wah kesempatan merasakan sensasinya.


Sekitar satu jam di jembatan itu kita kembali lagi ke stasiun untuk mandi dan makan pagi. Selain itu ada acara penyerahan kenang-kenangan kepada kru stasiun Bumiayu berupa foto stasiun yang di cetak ukuran besar dan di bingkai. Setelah acara itu baru kita full team railfans kembali hunting di jembatan. Setelah puas hunting di jembatan, hunting dilanjutkan di stasiun sampai malam tiba.

Kami rombongan Surabaya kembali ke Surabaya via Yogyakarta dengan kereta Senja Solo. Saya kembali sendiri ke Surabaya naik KA Logawa, sedang yang lain menumpang Sancaka sore karena menyempatkan belanja di Yogya.


Kamis, 09 Juli 2009

Bahaya yang mengancam!

Ceritanya pas hari Rabu kemarin, selesai contrengan nemani Nizar main. Tiba-tiba Ummi manggil. "Bi, abi, koq gasnya udah abis sih. Padahal baru beli kemarin." Aku cek ternyata emang ga bisa nyala. Coba copot regulator, ternyata regulatornya rusak. Pin untuk penekan ternyata copot. Koq bisa?? Saya amati di lubang keluar tabung gas, kondisinya tidak seperti biasanya. Ternyata ada bagian regulator yang tertinggal di dalam lubang gas. Wah apa ya?!! Saya congkel...ternyata ujung regulator patah!!! Wah bahaya ga tuh? Padahal regulator itu baru beberapa hari dipasang. Yang lama (yang udah lebih dari 5 tahun bertugas) sudah mulai rewel, jadi diganti pake regulator gratisan dari pemerintah.

Serem juga ya, ujungnya bisa patah, klo patahnya pas lagi dipake (dalam kondisi gas keluar) gimana tuh?


Ujung regulator yang patah, sehingga pin nya terlepas


Ini patahannya...


Regulator dari program kompor gratis

Rabu, 24 Juni 2009

SET GLOBAL SQL_SLAVE_SKIP_COUNTER = 100000;

Kadang replikasi jasperserver di cabang-cabang mengalami kegagalan. Biasanya di akibatkan error query duplicate entry. Mungkin dulu pernah di restore dari backupan server padahal bin log nya masih bin log lama.

Contoh error:
Error 'Duplicate entry '287' for key 1' on query. Default database: 'jasperserver'. Query: 'insert into JIResourceFolder (version, uri, hidden, name, label, description, parent_folder, creation_date) values (0, '/reports/Compiere_Report/Z000/Z003_files', 1, 'Z003_files', 'Stok Fifo', 'Menampilkan stok detail per transaksi masuk', 284, '2009-05-27 15:59:47')'

Untuk menangulangi ini harusnya proses replikasi pos ini di skip. Nah untuk skip, jalankan perintah ini:

SET GLOBAL SQL_SLAVE_SKIP_COUNTER = 100000;

Nilai 10000 di atas saya masih belum jelas. Menurut tutorial, nilai itu adalah jumlah proses yang di skip. Jika saya kasih nilai 1 maka hasil erronya akan berubah. Jadi saya coba-coba aja isi 100, kemudian 1000, dan seterusnya sampai tidak ada error dan replikasi berjalan.

Selasa, 23 Juni 2009

Setting Environment untuk Customisasi Adempeire

Selama ini setiap kali ada customisasi di adempiere, saya selalu compile ulang seluruh source. Padahal customisasi hanya di satu class.
Di adempiere telah mensuport hal tersebut. Telah di sediakan 2 penampung customisasi yaitu: customization.jar dan patches.jar. Jika kita lihat source dari Adempiere.bat atau Adempiere.sh, maka urutan prioritas class-class nya adalah:
Customization.jar kemudian Pathces.jar dan baru Adempiere.jar
Maksudnya, jika class MProduct ada di Customization.jar maka di Adempiere.jar tidak dipakai

Untuk membuatnya, tinggal buat new project. Kemudian built path nya di tambah project Adempiere aslinya. Copy kan source yang akan dicustom. Ingat path folder dan package nya di buat sama sesuai dengan aslinya.

Compile dan debug nya seperti biasa karena sudah ada referensi dari project aslinya. Untuk menjadikan JAR tinggal di export ke jar. Kemudian replace Customize.jar yang ada di direktori /lib.

Setup ulang adempiere anda, dan siap digunakan.
Jika tidak maka akan muncul error ketika class baru digunakan.

Source:
http://www.adempiere.com/index.php/Create_your_ADempiere_customization_environment

Sabtu, 20 Juni 2009

No 1

Iseng searching kata "shindu" di google...Eh blog ku tampil di urutan no satu. Wah yang bener? Jangan-jangan akal-akalan google aja

Minggu, 14 Juni 2009

Obake ke ke ke ke

Kemarin ada pameran komputer di Gramedia Expo. Gue sih ga tertarik pameran-pameran seperti itu. Ya, tentu karena gue ga punya banyak duit. Jadi klo liat pameran jadi ngiler doang. Tapi pas liat berita di Jawa Pos, katanya di pameran itu ada obake atau rumah hantu jepang gue jadi 100% kepingin buat dateng ke pameran itu. Pertama gue lobi dulu bini buat ngikut. Ga seru dong klo datang sendiri. Kan tujuan gue mo nakutin orang yang bareng ma gue. Hahaha..dosa..dosa.
Malam minggu di pilih sebagai hari H. Datang jam enam kurang, ternyata obake nya masih tutup. Tulisannya "ISTIRAHAT". Udah deh muter-muter liat pameran laptop. Ternyata obake buka lagi jam setengah tujuh. Lama juga nih nunggunya. Dan kita tidak sendirian, banyak orang yang ternyata sama-sama nunggu. Begitu mendekati jam setengah tujuh, area depan obake yang tadinya sepi menjadi penuh. Siap-siap untuk ngantri.
Antrian dibuka, tarif masuk obake 2ribu untuk sendiri, 5ribu untuk berdua dan 10 ribu untuk bertiga. Loh koq aneh? Karena makin banyak makin susah hantunya nakutin. Hahaha. Di sertai backgroun sound yang mencekap dan aroma dupa, kami menunggu giliran. Beberapa teriakan terdengar dari dalam. Makin penasaran aja. Nah sekarang giliran kita. Begitu masuk....waaaa dah ada yang jaga berbentuk sadako (sadako apa kuntilanak yah? Ga jelas gelap sih). Dah itu ada yg sembunyi di balik ruang sempit trus teriak. Ya kaget lah. Trus liat kebelakang ternyata kuntilanak yang pertama ngikutin terus. Trus selanjutnya ketemu suster ngesot berambut putih. Bingung mo lewat, takut nginjek dia. Dia sih klesetan nang lantai. Ya udah gtu aja sih. Hahaha. Bini gue dah teriak-teriak aja.
Ooo jadi itu toh obake. Hmm kayaknya ga beda deh sama rumah hantu yang biasanya ada di acara alun-alun. Malah di obake ga ada pocong (nah klo sama ini yakin gue takut!). Nih klo boleh aku kasih saran yah. Orang-orang kan tau sadako itu dari film. Sedang di film gak pernah kondisinya gelap. Menurut gue, keunikan hantu Jepang adalah ketenangannya. Jadi kondisi tenang, diam, bergerak pelan, lampu temaram (tapi ga gelap), ruang kosong. Nah kayaknya jadi seru jika obake diset seperti itu. Ruangan dibiarkan terang (lampu temaram).

Ada setting ruangan keluarga (seperti rumah sadako lengkap dengan TV) nah di situ si sadako duduk ato diem di pojok, trs merambat perlahan klo ada orang masuk. Hiii serem yah!

Trus, bisa ditambah ruang yang berbentuk dasar sumur, atau juga bibir sumur dimana nanti sadako keluar dari sumur itu.

Untuk suster ngesot bisa ambil setting kamar mandi, jadi ngerayap dari bathtub-nya. Wah klo settingnya seperti ini dijamin serem!! Gw pasti takut!