Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Cari Blog Ini

30 November 2009

Tour de Ambarawa part 2

Perjalanan dengan kereta uap dimulai dari stasiun Ambarawa (Willem I). Loko uap dengan 2 kereta penumpang berjalan pelan diantara perkampungan penduduk. Jalur Willem I sampai Stasiun Jambu merupakan jalur datar yang melalui perkampungan dan persawahan.

Diantara perkampungan penduduk

Sekitar 15-20 menit kemudian kita sampai di stasiun Jambu. Tapi jangan berpikir akan melihat bangunan stasiun seperti biasanya. Stasiun ini hanya berupa tanah lapang dan tiga jalur rel. Malah rel-rel sepur belok tidak terlihat karena tingginya rumput. Di stasiun ini, lokomotif yang tadinya di depan akan pindah ke belakang untuk mendorong, karena jalur di depan (menuju stasiun Bedono) kondisinya menanjak.

Tiba di stasiun Jambu


Datang dari belakang untuk mendorong

Selepas stasiun jambu, pemandangan mulai berganti menjadi pemandangan semi hutan. Rumah-rumah penduduk mulai jarang dan jalan mulai menanjak, ditandai dengan adanya rel gerigi.

Pemandangan sawah hijau dan gunung


Rel bergerigi

Dengan jalur yang berkelok, dijamin para edan sepur akan menikmati perjalanan menuju stasiun Bedono. Nanti jalur KA akan bersinggungan dengan jalan raya Ambarawa-Magelang.
Akhirnya rangkaian kereta sampai di stasiun Bedono. Bersambung....

Stasiun Bedono

Tidak ada komentar: