Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Sabtu, 24 September 2011

Sharp Ace (long) lokal pare

Pendahuluan
Sharp ace ini adalah senapan angin pertama ku. Dibeli via internet di pengrajin senapan angin pare kediri. Proses pembeliannya lumayan berliku. Pertama pesan adalah sharp ace ini, namun ternyata penjualnya bilang kalo ga ready stock. Oke lah saya ganti pesanan ke Sharp Innova lokal long lengkap + peredam dan telescope abal-abal. Setelah transfer dan barang dikirim, ternyata ga sampai-sampai di rumah. Di cek ternyata nyantol di kantor pos besar surabaya. Kebetulan lokasi rumah dekat dengan kantor pos, langsung aja ke kantor pos dan ternyata barang emang sudah datang. Jadi dengan berbaik hati saya ambil sendiri barang dari kantor pos.
Malamnya saya coba lihat senapan angin ku pertama ini. Ternyata grendelnya macet! Saya coba tanya-tanya kakak yang sudah punya duluan bagaimana cara mengeluarkan grendel. Katanya cukup di pencet maka grendel akan keluar. Wah berarti benar-benar masalah ini. Kepikirian untuk bawa ke tukang service, tapi karena kebetulan waktu mudik jadi sekalian aja datang ke tempat produksinya. Sampai sana ternyata emang macet. Karena merasa bersalah, penjualnya mempersilahkan saya memilih senapan angin lain sebagai pengganti. Kebetulan disitu ada sharp ace, dan saya dapat ganti itu tanpa perlu tambahan biaya karena seharusnya harga sharp ace lebih mahal. Jadilah sharp ace menjadi senapan angin ku pertama.

Review Sharp Ace Long Lokal

Bentuknya berbeda dengan sharp innova. Jika pada sharp innova box chamber nya plastik, serta bagian luar juga plastik, di sharp ace semua besi. Model triger juga beda, karena terbuat dari besi juga.
Lokasi seperti biasa "shooting range" pribadi di atap rumah. Kali ini ada 4 jenis target, yaitu kertas, ABC A3 (lingkaran hijau), koin Rp 500 (ditempelkan pada kertas), dan batu bata pada tembok tetangga (lingkaran merah). 


Untuk sharp ace lokal ini memang sedikit mebingungkan. Mungkin parameter juga lebih banyak. Dengan digunakannya telescope maka mungkin saja setting telescope atau telescope itu sendiri salah. Dibawah ini grouping pada target kertas.


 Terlihat sangat buruk groupingnya. Di foto tidak ada yang kena lingkaran hitam dan x, walau pada akhirnya dua tembakan terakhir sesi latihan mengenai lingkaran hitam. Untuk koin 500an sekali tembak sudah kena. Begitu pula target batre ABC.
Untuk power memang sharp ace lebih bagus daripada sharp innova. Dengan 4x pompa batre ABC yang tertembak seperti foto diatas. Jika sharp innova junior 7x pompa mimis hanya masuk setengah pada kayu di belakang triplek target, maka sharp ace ini mimis masuk sempurna.
Target bata di tembok tetangga memiliki jarak kira-kira 20m. Dari beberapa kali tembak (jarang saya menembak tembok tersebut, takut pantulan peluru yang membahayakan orang lain) kira-kira 80% mengenai bata yang saya target


Rabu, 14 September 2011

Mengkonfigurasi MRTG

Di sela mengurusi Adempiere ERP saya sempatkan untuk berusaha memasang MRTG pada beberapa server kantor. Penyebabnya adalah karena akhir-akhir ini sering kali ada masalah pada jaringan, dan sulit menemukan penyebabnya karena minimnya network monitoring yang ada. Sebelumnya sebenarnya sudah ada MRTG, namun sejak Admin Linux keluar, mrtg tersebut tidak aktif (dan tidak ada yang melihat).

Kemudian saya coba aktivkan lagi dengan mengaktivkan web servernya. Ternyata bisa, namun data yang masuk tidak benar. Hal ini terjadi kemungkinan karena device yang telah ganti. Jadi harus di re-configure. Karena benar-benar awam sekali, maka saya coba configure mrtg untuk server mail. Dengan bantuan berbagai situs di internet, saya coba lakukan cfgmaker



cfgmaker --global 'WorkDir: /var/www/html/mrtg' --global 'Options[_]: growright,bits' xxxxx@xxx.xxx.xxx.xxx --output emailserver.cfg



Ternyata hasilnya: 
SNMP Error:
no response received

Hal ini menandakan MRTG tidak dapat mengakses SNMP dari target. Untuk itu perlu di cek apakah service SNMP nya telah menyala pada target. Ternyata pada target servicenya mati. Untuk itu saya coba nyalakan dengan 
service snmpd start
ps ax |grep snmp
14985 ?        S      0:00 /usr/sbin/snmpd -s -l /dev/null -P /var/run/snmpd -a
netstat -pln | grep snmpd
tcp        0      0 0.0.0.0:199             0.0.0.0:*               LISTEN      14985/snmpd
udp        0      0 0.0.0.0:161             0.0.0.0:*                           14985/snmpd

Sekarang coba lagi melakukan proses cfgmaker ternyata tidak ada pesan error. Cek apakah ada file yang dihasilkannya (emailserver.cfg) 
Kemudian jalankan mrtg nya:
mrtg /etc/mrtg/emailserver.cfg
Cek di folder /var/www/html/mrtg, ternyata tidak ada file apa pun. Harusnya pada folder ini akan muncul beberapa file yang ber ekstensi png. Berarti tidak perhasil prosesnya.
Bersama pak Wahyu, kita coba mencari penyebabnya, kata pak wahyu kemungkinan itu masalah di snmp nya. Jadi MRTG tidak berhasil mendapatkan info dari SNMP target. 
Saya coba lakukan snmpwalk (tools untuk membaca info snmp)
snmpwalk -v 1 -c xxxxx xxx.xxx.xxx.xxx system
Ternyata ada hasilnya. Yang menandakan fungsi snmp pada target telah berjalan. Saya sampaikan ini ke pak Wahyu, beliau bilang ya mungkin fungsi yang dibutuhkan MRTG tidak berjalan. Kemungkinan pada setting snmpd.conf nya. Hal ini juga dapat dilihat di hasil file configurasinya, dimana file itu hanya berisi sampai baris dibawah ini, padahal pada file konfigurasi lama ada banyak baris lain.

EnableIPv6: no
WorkDir: /var/www/html/mrtg
Options[_]: growright,bits

######################################################################
# System: xxxxxxxx
# Description: xxxxxxxxxxxxx #1 SMP Thu Mar 13 17:45:54 EST 2003 i686
# Contact: MIS
# Location: Surabaya
######################################################################

 Karena saya buta masalah snmp maka saya ga bisa cari tau apa yang salah pada file setting snmp. Saya hanya coba cari di internet. Namun hasilnya masih nihil. Dikarenakan jam kantor telah usai, maka saya simpan dulu masalah ini sampai besok.
Esoknya (hari ini), saya coba lagi mencari tau apa yang salah dari configure MRTG kemarin. Kali ini saya coba fokus pada snmp. Baca-baca mengenai snmp tambah bingung 

Nah ketika mencoba cari-cari lagi tutorial install + config MRTG nemu blog ini:

Wah disitu dijelaskan mengenai setting pada snmpd.conf. Diperlukan penambahan item seperti dibawah ini:
com2sec public default public
group public v1 public
group public v2c public
group public usm public
view all included .1
access public “” any noauth exact all none none

So saya coba tambah itu. Kemudian restart service snmpd. 
Jalankan cfgmaker lagi. Cek file hasil config, hasil lengkap tidak seperti sebelumnya. 
Saya coba jalankan mrtg nya, ternyata berhasil!

Jangan lupa jalankan indexmaker untuk menggenarete index.hml
indexmaker --output=/var/www/html/mrtg/index.html /etc/mrtg/mrtg.cfg




Rabu, 07 September 2011

Membongkar Sharp Ace lokal (bagian belakang)

Kelanjutan dari posting: http://shindu-b-raditya.blogspot.com/2011/09/bongkar-sharp-ace-lokal.html

Bagian Belakang
Untuk membongkar bagian belakang maka:
2. Pertama adalah buka tutup tabung pompa bagian belakang (dilingkari merah). Ada dua mur kecil. Pada bagian ini mungkin penutup tabung pompa di ganjal dengan ring agar menekan tabung angin.

3. Buka mur pada bagian triger. Pada bagian triger ada 2 mur, salah beda ukuran, buka mur yang ukurannya paling besar (panah biru). Pada mur ini terdapat ring (lingkaran merah).  Ketika terbuka hati-hati karena ada per yang menahan part L (lingkaran hijau). Keluarkan bagian triger dari tabung pompa dengan mendorong pelan.



4b. Bagian bold adalah optional, Anda bisa ikut membuka bagian ini atau tidak. Untuk membuka bagian bold, lepaskan dulu penahan pengunci bold (lingkaran hijau) dengan membuka mur. Kemudian buka mur penahan (warna merah). Lokasi mur ini ada dalam, jadi untuk mencopotnya harus lewat tabung pompa. Lokasinya diatas bagian triger. Setelah terbuka, maka amankan per (lingkaran biru). Bagian bold memiliki satu o-ring karet yang berguna untuk menahan angin yang ditembakkan tidak keluar ke belakang blod.




5. Setelah bagian triger terlepas, kita mulai lepas bagian tabung angin. Bagian ini memiliki satu mur besar (lingkaran warna hijau) yang menancap di tabung pompa. Mur ini pula yang digunakan untuk mengikat popor. Untuk membukanya gunakan kunci pas (ukuran 12 rasanya). Setelah mur terbuka, dorong tabung angin dari depan. Jika bagian depan (lengan pompa) tidak di copot maka bisa digunakan untuk mendorong tabung pompa ke belakang dengan cara mempompa 1x. Jika bagian depan telah dilepas maka bisa mendorong dengan alat lain seperti pembersih laras.
Bagian tabung pompa memiliki beberapa part. Pertama adalah tabung pompa itu sendiri (lingkaran biru).  Bagian ini digunakan untuk menyimpan dan memanpatkan angin. Didalamnya terdapat karet penyumbat dan per nya (lingkaran kuning). Biasanya ini juga merupakan tempat aus. Ketika karet telah mati (keras) maka angin bisa keluar dari tabung angin. Karet ini di tahan oleh sebuah per yang diganjal oleh o-ring karet dan o-ring kuningan.
Untuk sementara saya belum bisa membuka bagian lain dari tabung angin. Rasanya untuk membuka bagian lain itu (bagian yang berwarna perak) sama seperti bagian tabung angin, hanya lebih kuat menguncinya dari pada di tabung angin. 

Bongkar Sharp Ace lokal

Berikut ini saya coba jabarkan langkah membongkar senapan angin Sharp Ace (lokal)

1. Copot popor dengan membuka satu-satunya baut besar di depan triger.

Ada dua pilihan dalam membongkar, yaitu membongkar bagian depan (pendorong angin) dan bagian belakang/tabung angin.

Bagian Depan
2. Buka pompa dulu sehingga terliahat hampri semua bagian pendorong angin.
3. Lepaskan pen penahan 2 buah.  Pen salah satunya menahan ujung lengan pompa. Sedangkan yang lain menahan penutup tabung pompa. Untuk melepasnya gunakan paku atau sesuatu seukuran lobang pen, kemudian di palu sampai pen keluar.


4. Setelah 2 pen lepas maka lepas pen yang mengikat lengan pompa dengan piston pompa. Karena lokasi piston pompa ada di dalam tabung pompa, maka untuk mencopot pen ini, gerakkan dulu pangkal piston (yang di lingkari merah) menuju lobang pada tabung pompa (lingkaran biru). Baru dari situ pen dapat di pukul dengan paku sampai keluar.


5. Setelah pen lepas, maka lengan pompa dan piston pompa akan lepas. Bagian piston pompa yang mungkin aus adalah bagian yang dilingkari biru. Bagian itu berupa karet yang berfungsi mendorong angin ke tabung angin. Jika bagian itu aus, bisa jadi ketika mempompa ga semua angin masuk ke tabung angin.






Sharp Innova Junior

Senapan angin (SenAng) ini model mini dari Sharp Innova. Dengan panjang laras kurang sekitar 30cm panjang keseluruhannya kurang lebih 40cm. Model memang benar-benar seperti sharp innova (lokal), namun beda pada kunci triger yang seperti model Sharp Ace.
Kekuatannya memang dibawah model seniornya. Namun untuk jarak 10m cukup ampuh dan akurat, serta mematikan bagi tikus (jika terkena pada area yang mematikan).

Mimis/Pellet dari KP series yang cocok untuk senang ini adalah model KP-10. Saya pernah coba KP-03 ternyata sering macet. Begitu pula ketika mencoba mimis jenis lain yang agak besar. Jadi kesimpulannya untuk mimis cari yang kecil seperti KP-10.

KP-10
Lokasi "latihan" ada di atap rumah. Ya gimana lagi, dengan kondisi lingkungan padat pasti tidak ada tempat yang cukup untuk testing senang. Jarak testing sekitar 10m. Target berupa kertas target hasil print.

Dikarenakan tidak menggunakan scope maka cukup sulit juga melihat target pada jarak 10m. 

Tampilan dari tempat bidik
Hasil testing. Grouping jelek karena banyak faktor, termasuk faktor "goyang dombret"
Mimis tak berbentuk
Dengan harga kurang dari 250 ribu maka tidak rugi lah membeli senang ini. Cocok untuk berburu tikus di area rumah.