Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Cari Blog Ini

06 November 2007

Kemana Peluru Pergi saat Ditembakkan ke Atas?

Tadi pagi ada berita tentang ibu-ibu yang terkena peluru nyasar. Padahal saat itu dia sedang nonton televisi di dalam kamar dengan dinding tembok. Eh..ternyata peluru menembus atap rumah yang terbuat dari asbes, dan mengenai kaki sang korban. Berita seperti ini bukan berita baru, karena dulu juga ada beberapa berita seperti ini. Dulu saya gak mengerti bagaimana mungkin hal ini terjadi. Di dalam ruangan, tiba-tiba kena peluru nyasar.
Sejak saya dekat dengan Internet, semua hal bisa saya cari tahu. Termasuk hal di atas. Ternyata kasus diatas sangat munkin terjadi. Yaitu peluru yang ditembakkan ke atas dan kemudian jatuh kembali kebawah dan melukai orang yang tertimpanya. Loh koq bisa?
Dari artikel : Where do bullets go when guns are fired straight up into the air?
Ketika anda menembakkan peluru ke udara, maka peluru akan meluncur ke ke udara setinggi ber kilo-kilo meter (tergatung sudut dan kekuatan penembakan). Ketika peluru mencapai titik tertinggi, maka peluru akan jatuh kembali ke bumi. Udara akan menurunkan kecepatan jatuhnya, tetapi karena peluru di desain dengan aerodinamik yang bagus, maka kecepatan jatuhnya tetap dapat membahayakan dan juga mematikan jika mengenai seseorang. Di daerah hutan maka akan kecil sekali peluang untuk mengenai seseorang, tetapi di daerah yang padat penduduk, maka peluang itu akan meningkat tajam.
Jadi, kasus peluru nyasar tersebut terjadi mungkin karena memang ketidak sengajaan, seperti ketika seorang polisi menembakkan pistolnya ke udara untuk memberikan peringatan kepada penjahat. Tetapi seharunya polisi tahu bahaya yang ditimbulkan! Atau memang polisi ga ta??

Tidak ada komentar: