Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Cari Blog Ini

18 April 2008

Tiga peristiwa saat Sholat Jumat

Melangkahi pundak/punggung jama’ah yang sedang duduk,
membelah posisi dua orang (memaksa duduk diantara dua orang sedangkan
tempatnya sudah sempit), mengganggu dan mempersempit tempat mereka.
Rasulullah SAW menegur orang yang melangkahi punggung jamaah, sementara
beliau sedang berkhutbah:
“Duduklah, kamu telah menyakiti dan mengganggu orang lain” (Shahih At-Targhib dan At-Tahrib, dan shahih Ibnu Majah)

danَ

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan dinilai hasan oleh al-Albani. Dari Abu Ghalib,

dari Abu Umamah, dia berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda
"Pada hari Jum'at para Malaikat duduk di pintu-pintu masjid yang bersama mereka
lembaran-lembaran catatan. Mereka mencatat orang-orang (yang datang untuk
shalat), di mana jika imam (khatib) telah datang menuju ke mimbar, maka
lembaran-lembaran catatan itu akan ditutup."

serta

Telah diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu
‘anhu, dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seandainya orang-orang itu mengetahui apa yang terdapat pada seruan adzan
dan shaff pertama kemudian mereka tidak mendapatkan jalan, kecuali harus melakukan undian, niscaya mereka akan melakukannya.” [1]

Ketika sholat Jum'at saya sering teringat atas tiga hadits diatas. Terkadang saya sendiri datang setelah khatib naik mimbar, atau melangkahi orang yang telah duduk di dalam Masjid, dan sangat jarang sekali bisa menempati shof paling depan.
Saya mengamati masih banyak orang yang tidak mengikuti hadist diatas. Datang saat khatib telah naik dan melangkahi orang yang telah duduk di dalam masjid. Jika pun datang lebih awal, jamaah tidak mau duduk di shaf terdepan. Jika di telaah tiga kasus diatas berhubungan. Kejadian "melangkahi pundak jamaah lain" terjadi karena ada ruang kosong di dalam masjid. Kenapa bisa kosong, karena jamaah yang datang terlebih dahulu tidak mau duduk di barisan terdepan. Soluisnya? Datanglah lebih awal. Jika Anda datang lebih awal, maka Anda pasti duduk di barisan terdepan (karena Anda tahu keutamaannya bukan?), dan selanjutnya tidak ada jamaah lain yang akan melangkahi Anda (sama-sama terhindar dari dosa)

Tidak ada komentar: